Wednesday, January 30, 2013

Artikel Biosfer Dan Makhluk hidup, Manusia Dan Lingkungan



BIOSFER DAN MAKHLUK HIDUP

1.       PENGERTIAN BIOSFER
Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Suatu benda dinyatakan hidup atau maklhuk hidup jika memiliki ciri-ciri :
·         Melakukan pertukaran zat atau metabolisme; artinya adanya zat yang masuk dan keluar.
·         Tumbuh; artinya bertambah besar karena pertambahn dalam dan bergerak.
·         Melakukan reproduksi atau berkembang biak.
·         Memiliki irritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan itu.
·         Memilki kemampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkun rangsangan itu.

2.      PENGERTIAN MAKLUK HIDUP

Makhluk hidup yang ada dipermukaan bumi beraneka ragam, tetapi secara garis besar mkahluk hidup dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan yang termasuk makhluk, secara relatif tidak dapat berpindah tempat terutama tumbuhan tingkat tinggi, sedangkan yang berhijau daun (berchhlorophyl) dapat membuat makanannya dengan mengambil energi dari sinar matahari. Sebaliknya, hewan seperti kebanyakn mobil, artinya banyak bergerak atau pindah tempat. Hewan tidak dapat membentuk makannanya sendiri, maka ia mengambil makanan dari makhluk lain.
Dalam teori evolusi dikatakan bahwa makhluk yang mula-mula adalah sangat sederhana tingkatnya, yang bersel, yang bertunggal dan hidup dari bahan anorganis sehingga tergolong tumbuhan. Dari golongan tumbuhan itu, sebagian berubah menjadi hewan, yang selanjutnya berevolusi menjadi makhluk yang beraneka ragam seperti kehidupan masa kini.
Darwin mengemukakan hukum seleksi alam sebagai penyebab evolusi yaitu :
·         Semua makhluk berjuang untuk hidup
·         Yang lestari ialah yang paling kuat.
petunjuk evolusi dapat kita lihat dari :
·         Geologi dan palaentologi
·         Morfolgi dan anatomi perbandingan
·         Reaksi fisiologis perbandingan
·         Penyebaran makhluk hidup di muka bumi
·         Embriologi
Ciri-Ciri Makhluk Hidup :
Ciri-ciri hidup tersebut adalah bernapas, bergerak, makan, mengeluarkan zat sisa, tumbuh, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan beradaptasi.
Dari ciri-ciri tersebut  ada perbedaan ciri hidup yang dimiliki antara hewan/manusia dengan tumbuhan, antara lain :
Hewan/Manusia yaitu bergerak melakukan gerak pindah tempat. Cara memperoleh makanan: Tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof) . Bahan yg dimakan berupa zat organik. Pertumbuhan: Hanya sampai batas usia tertentu
Tumbuhan yaitu Bergerak :Tidak dapat berpindah tempat sendiri. Cara memperoleh makanan: Dapat membuat makanan sendiri (autotrof), Bahan yang diperlukan untuk membuat makanan berupa zat anorganik. Pertumbuhan : Tumbuh terus menerus sampai mati.

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

1.      PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.
Manusia adalah makhluk yang terbukti berteknologi tinggi. Ini karena manusia memiliki perbandingan massa otak dengan massa tubuh terbesar diantara semua makhluk yang ada di bumi. Walaupun ini bukanlah pengukuran yang mutlak, namun perbandingan massa otak dengan tubuh manusia memang memberikan petunjuk dari segi intelektual relatif.
Manusia atau orang dapat diartikan dari sudut pandang yang berbeda-beda, baik itu  menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin untuk manusia) yang merupakan sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil. Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.
2.      Pengertian Lingkungan
Lingkungan adalah suatu media dimana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks.
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lain dari lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.
Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada disekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada disekitar.
Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.

3.      Pengaruh Manusia Pada Alam Lingkungan Hidupnya


Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya maupun komunitas biologis di tempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota, dibanding dengan pelosok dimana penduduknya masih sedikit dan primitif.
Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh tidak baik karena dapat dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.
Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi. Disamping itu manusia memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang. Peranan manusia dalam lingkungan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Peranan manusia yang bersifat negatif adalah peranan yang merugikan lingkungan. Kerugian ini secara langsung atau pun tidak langsung timbul akibat kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, peranan manusia yang bersifat positif adalah peranan yang berakibat menguntungkan lingkungan karena dapat menjaga dan melestarikan daya dukung lingkungan.
Peranan Manusia yang bersifat negatif terhadap lingkungan antara lain sebagai berikut:
·                     Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan  Sumber Daya Alam makin menciut (depletion).
·                     Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota.
·                     Berubahnya ekosistem alami yang mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yang tidak mantap karena terus menerus memerlukan subsidi energi.
·                     Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah hingga menimbulkan longsor.
·                     Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan terhadap manusia itu sendiri.

Peranan Manusia yang menguntungkan lingkungan antara lain:
·         Melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam secara tepat dan bijaksana terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui.
·         Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir.
·         Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang ke dalam lingkungan tidak melampaui nilai ambang batasnya.
·         Melakukan sistem pertanian secara tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus.
·         Membuat peraturan, organisasi atau undang-undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis makhluk hidup.

Monday, November 5, 2012

Alam Semesta, Materi, Dan Energi


   1.    Alam Semesta
Alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia.
Teori Terbentuknya Alam Semesta
·        Teori Dentuman : alam semesta terbentuk karena adanya ledakan massa yang sangat hebat yang disebabkan oleh adanya reaksi inti.
·        Teori Ekspansi dan Kontraksi : galaksi dan bintang-bintang terbentuk pada saat masa ekspansi
Tata Surya
Tata surya terletak di tepi galaksi Bima Sakti dengan jarak sekitar 2,6 x 1017 km dari pusat galaksi. Tata surya mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km/detik, dan dibutuhkan waktu 225–250 juta tahun untuk untuk sekali mengelilingi pusat galaksi. Dengan umur tata surya yang sekitar 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita telah mengelilingi pusat galaksi sebanyak 20–25 kali dari semenjak terbentuk. Anggota tata surya yang lain, yaitu Asteroida, Komet, Meteor.
Matahari
Memiliki Garis tengah: 1.392.000 km dan massa : 331.950 massa bumi. Temperatur permukaan matahari mencapai 6.000°K, inti mencapai 15.000.000°K, bintik-bintik hingga 4.000°K, dan tekanan mencapai 400x109 atm bumi.
Bumi
Memiliki Garis tengah ekuatorial : 7.923 mil Sedangkan antarkutub 7.900 mil. Dan Berat jenis : 5,5 dan beratnya 6,6 x 1021 ton. Inti dalam bumi tebalnya 815 mil, inti luar 1.360 mil, mantel bumi 1.800 mil dan lapisan lithosfer 20 mil. Lapisan bumi yang cair disebut hidrosfer yang menutupi 71% muka bumi dengan kedalaman rata-rata 4.000 meter. Sedangkan lapisan yang berupa gas disebut atmosfer, terdiri dari troposfer setebal 10 mil. Sesudah troposfer ialah stratosfer dengan ketebalan mulai dari 10 - 50 mil. Pada lapisan ini terdapat lapisan ozon yang dapat menolak datangnya sinar ultra violet berintensitas tinggi dari matahari yang dapat merusak lapisan ionosfer.
Enam lempengan utama di bumi
·        Lempengan Amerika
·        Lempengan Afrika
·        Lempengan Eurasia
·        Lempengan India
·        Lempengan Australia
·        Lempengan Pasifik
Bulan
Memiliki Garis tengah : 3476 km. Jarak antara bulan dan bumi : 354.336-404.320 km. Bulan tidak memiliki atmosfer sehingga langit di bulan berwarna hitam kelam. Temperatur di bulan pada siang hari mencapai 100°C dan pada waktu malam yang panjang, temperaturnya turun sampai -150°C.
Perubahan Iklim di Bumi
Dipengaruhi oleh sistem atmosfer dan aktivitas manusia yang mampu menghasilkan gas rumah kaca. Gas-gas tersebut berfungsi sebagai selimut bumi sehingga radiasi panas bumi tetap tertahan di bumi dan temperatur bumi makin meningkat.
Tanda-Tanda Perubahan Iklim
·        kenaikan suhu lokal
·        panas ekstrem dan/atau kekeringan
·        hujan ekstrem dan/atau angin
·        perubahan perilaku hewan dan tumbuhan
·        naiknya permukaan laut/pulau-pulau tenggelam
Akibat Perubahan Iklim
·          kenaikan suhu sangat berpengaruh di Alaska. Banyak jalan dan bangunan ambles karena tanah permafros lumer. Hilangnya es di laut saat musim panas menimbulkan erosi di kawasan yang rendah.
·          pada tahun 2003 tercatat 35.000 orang tewas akibat gelombang panas di Prancis, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, dan Inggris.
·          banjir terburuk sejak 50 tahun terakhir pada 2006 di “Tanduk Afrika”. Sebanyak 600 orang tewas dan ratusan ribu orang terkena dampaknya di Somalia.
·          habitat kupu-kupu di Eropa berubah dari 35 jenis kupu-kupu Eropa non-migrasi, 22 jenis memajukan jangkauan habitatnya 35-240 km ke utara pada abad ke-20, hanay ada satu jenis yang mundur ke selatan.
·          negara kepulauan seperti Maladewa di Samudra Hindia, pulau-pulau kecil di Indonesia, serta negara-negara di Samudra Pasifik terancam tenggelam akibat naiknya permukaan laut.

2.    MATERI

Materi adalah semua yang mempunyai massa dan menempati suatu ruang,baik yang berbentuk padat, cair, dan gas. Semua materi dapat dipecahmenjadi bagian yang sangat kecil yang disebut molekul. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, sebuah molekul dapat dipecah lagimenjadi bagian lebih kecil yang disebut atom. Molekul masihmemiliki sifat-sifat materi, misalnya:
·        molekul gula adalah bagian terkecil darigula yang masih mempunyai sifat-sifat gula.
·        Molekul gula tebu dapatdipecah menjadi 12 atom karbon, 22 atom hidrogen, dan 11 atom oksigen.
Atom-atom tersebut dipersatukan sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk molekul gula. Akan tetapi, bila atom-atom karbon, hidrogen, dan oksigen tersebut dipersatukan kembali dengan susunan yang berbeda akan dapat membentuk molekul materi yang berbeda, misalnya alkohol atau zat pati.
Dari contoh-contoh diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa atom-atomdisebut pula unsur dasar yang menyusun suatu materi.Semua materi mempunyai sifat sendiri-sendiri. Apabila terjadi suatuperubahan karena sesuatu, sifatnya akan berubah dan sifat itu menjadi ciri bagi materi tersebut. Perubahan suatu materi dibedakan atas dua kelompok,yaitu :

   a.Perubahan materi secara fisika
adalah perubahan materi yang tidakdisertai terjadinya   materi jenis baru, misalnya:
·        Penguapan air: jika air di panaskan akan berubah menjadi uap.
·        Pembekuan air: air di dinginkan pada 0ÂșC menjadi es.
·        Gula di larutkan dalam air: tidak mengubah warna tetapi manis.
   Jadi, perubahan materi secara fisika termasuk perubahan tingkat wujud materi, seperti menguap, membeku, melarut dan menghablur.

  b.Perubahan materi secara kimia
adalah perubahan yang menghasilkansatu atau beberapa materi yang jenisnya lain, misalnya:
·        Besi berkarat: sepotong besi yang dibiarkan dalam keadaan lembab akan timbul karat yang merupakan materi baru hasil reaksi.
·        Pembakaran : sepotong kayu di nyalakan dan terbakar menghasilkan abu.
·        Magnesium pada nyala api: akan tampak kabut putih dengan sinar menyilaukan,setelah dingin tidak tampak potongan magnesium tersebut.

 3.    ENERGI

Energi atau tenaga ialah kemampuan untuk melakukan kerja yaitu usaha gerak melawan hambatan. Seseorang yang mengangkat sebuah benda ke atas, berarti melakukan usaha gerak melawan gaya tarik bumi atau gravitasi. Energi dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain. Bermacam-macam bentuk energi antara lain:gerak,cahaya, panas, tenaga kimia, dan tenaga atom.

Energi dapat diubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain. Peristiwa ini disebut transformasi energi. Sebagai contoh, kayu yang dibakarmenghasilkan energi panas.Energi dapat diubah menjadi energi yang setara, tetapi energi itu tidak dapat dimusnahkan dan juga tidak dapat dibuat. Hal ini disebut hukumkekekalan energi. Albert Einstein mengemukakan pendapatnya tentanghukum kekekalan materi dan energi, bahwa pada waktunya orang dapatmengubah unsur menjadi energi dan sebaliknya energi menjadi unsur kembali. Para ahli menegaskan pendapat Einstein dengan mengemukakan bahwa unsur dan energi adalah dua macam bentuk yang berlainan, maka tetap berlaku hukum kekekalan. Bahwa untuk energi dapat diubah dari yang satu ke yang lain, tetapi jumlah akhir adalah tetap.

·     Pada proses I : Sinar matahari ditangkap oleh daun tumbuh-tumbuhan,dikumpulkan dalam bentuk kayu dan biomassa sebagai kayu bakar ataubiomassa yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
·     Pada proses II : menunjukkan pada radiasi surya yang memanasiatmosfer, sehingga terjadi perpindahan udara berupa angin dan arus pancar.
·     Pada proses III : lautan dipanaskan, terjadi dua hal, yang pertama air naiksebagai uap menjadi awan dan turun lagi ke bumi dalam bentuk hujan.Hujan yang turun di gunung dan air mengalir di sungai merupakan potensi tenaga air. Kedua, lautan dipanaskan, lapisan laut sebelah atas lebih panas daripada lapisan bawah. Panas ini merupakam potensi energi yang dpapat di manfaatkan dengan cara konversi energi panas laut.
·     Pada proses IV: panas matahari dimanfaatkan secara langsung seperti menjemur pakaian, menjemur ikan kering, dll.
·     Pada proses V, VI, dan VII: pemanfaatan panas matahari di lakukan dengan kolektor buatan manusia, di maksud sebagai alat untuk penangkapan dan pengumpul sinar matahari.

Jenis- Jenis Energi

a.Energi Sinar Matahari Pada proses fotosintesis yang dilaksanakan oleh klorofil daun, terjadi pembentukan gula dari air dan gas asam arang. Pada peristiwa ini terjadi pembentukan zat organik dari zat-zat organik yang disebut asimilasi karbon sebagai berikut :
6 H2O + 6CO2 sinar matahari     C6H12O6 + 6O2

b.Energi KimiaDalam reaksi kimia tiap atom sifatnya tetap, yang berubah hanya pasangan atom dalam bentuk molekul baru.

c.Energi Magnet Pada zaman dahulu, orang-orang magnesia di Turki telah mengenal “batu ajaib” yang dapat menarik sepotong besi. Mereka heran pula apabila batu ajaib digantung pada seutas tali akan mengambil sikap utara selatan.Pada abad XX orang-orang Cina menggunakan batu ajaib sebagai kompasdalam dunia pelayaran. Batu tersebut dibawa dari Magnesia, namun namatempat di Asia Kecil itu dipatrikan sebagai nama magnet.

d.Energi Listrik Benda-benda di alam mengandung muatan listrik yang terjadi sebagai akibat gesekan benda-benda tersebut. Saat udara sangat kering, pada beberapabenda dapat terjadi penimbunan muatan listrik. Dalam keadaan lembab muatan listrik dapat dinetralisir oleh uap air yang membawa pergi.

e.Energi NuklirInti atom (nukleus) mengandung proton dan neutron yang terikat satu samalain. Proton bermuatan positif, sedang neutron tidak bermuatan dan disekelilingnya bergerak electron yang bermuatan negatif. Proton dan neutronterikat kuat oleh timbunan tenaga ikat. Enrico Fermi dari Italia secara kebetulan berhasil memecahkan inti atom dan menghasilkan tenaga yangluar biasa besarnya dalam bentuk radiasi. Tenaga yang sangat kuat tersebutmerupakan kumpulan energi yang disebut energi nuklir.